AS Curiga Latgab Rusia-Belarusia Kedok untuk Invasi Ukraina

Kamis, 20 Januari 2022 - 05:33 WIB
Pernyataan itu muncul saat ketegangan antara Rusia dan Ukraina tetap pada titik tertinggi sepanjang masa. Dalam beberapa bulan terakhir, media dan politisi Barat menuduh Moskow memusatkan pasukan serta peralatan militernya di perbatasan dengan Ukraina. Diduga itu dilakukan dengan maksud untuk melancarkan serangan dalam waktu dekat.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov telah membantah klaim tersebut. Ia menyatakan bahwa Rusia hanya memindahkan angkatan bersenjatanya ke dalam wilayahnya dan laporan serangan itu tidak berdasar.

Namun, AS bersikukuh jika invasi bisa saja terjadi.

“Presiden Putin menciptakan krisis ini dengan mengumpulkan 100.000 tentara Rusia di sepanjang perbatasan Ukraina. Ini termasuk memindahkan pasukan Rusia ke Belarus selama akhir pekan. Ini bukan latihan atau gerakan pasukan biasa. Ini adalah unjuk kekuatan yang dirancang untuk menyebabkan atau memberikan dalih palsu untuk sebuah krisis karena Rusia merencanakan kemungkinan invasi,” ujar pejabat itu.

Baca juga: Tiba di Ukraina, Menlu AS Sebut Rusia Bisa Menyerang dalam Waktu Singkat

“Dan mari kita perjelas: Ini sangat berbahaya. Kami sekarang berada pada tahap di mana Rusia dapat, kapan saja, meluncurkan serangan ke Ukraina,” tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!