Efek Letusan Gunung Berapi: Tonga Rusak Signifikan, Tsunami Terjang Pasifik

Senin, 17 Januari 2022 - 09:29 WIB
"Itu sangat besar, tanah berguncang, rumah kami bergetar. Itu datang dalam gelombang. Adik laki-laki saya mengira bom meledak di dekatnya," kata penduduk setempat, Mere Taufa, kepada situs berita Stuff.

Dia mengatakan air memenuhi rumahnya beberapa menit kemudian dan dia melihat dinding rumah tetangga runtuh.

"Kami baru tahu langsung tsunami. Air saja yang masuk ke rumah kami," kata Taufa.

"Anda hanya bisa mendengar teriakan di mana-mana, orang-orang berteriak meminta keselamatan, agar semua orang naik ke tempat yang lebih tinggi."

Raja Tonga Tupou VI dilaporkan telah dievakuasi dari Istana Kerajaan di Nuku'alofa dan dibawa oleh konvoi polisi ke sebuah vila yang jauh dari garis pantai.

Gambar satelit dramatis menunjukkan letusan gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai yang panjang dan bergemuruh memuntahkan asap dan abu ke udara, dengan suara gemuruh yang terdengar 10.000 kilometer (6.000 mil) jauhnya di Alaska.

Letusan tersebut memicu tsunami di Pasifik dengan gelombang setinggi 1,74 meter di Chanaral, Chili, yang jaraknya lebih dari 10.000 kilometer jauhnya. Gelombang yang lebih kecil terlihat di sepanjang pantai Pasifik dari Alaska ke Meksiko.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!