AS Konfirmasi Jet Siluman F-22 Cegat 4 Pembom Berkemampuan Nuklir Rusia
Kamis, 11 Juni 2020 - 07:28 WIB
Pesawat jet tempur siluman F-22 Raptor Amerika Serikat saat mendekati pesawat pembom Tu-95MS Rusia di dekat Alaska, Rabu (10/6/2020). Foto/Twitter @NORADCommand
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi bahwa beberapa pesawat jet tempur siluman F-22 Raptor telah mencegat empat pesawat pembom Tu-95MS Rusia di dekat Alaska, Rabu. Empat pesawat Moskow yang diintersepsi itu memiliki kemampuan membawa bom nuklir.
Konfirmasi ini disampaikan Komando Pertahanan Ruang Angkasa Amerika Utara (NORAD). Menurut Komando NORAD, rombongan pesawat Moskow datang dengan dua formasi pada Rabu pagi.
Formasi pertama adalah dua pesawat pembom Tu-95MS, dua jet tempur, satu pesawat peringatan dini dan pesawat kontrol udara Rusia yang datang dalam jarak 20 mil laut dari pantai Alaska. Rombongan pesawat ini memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Alaska dan dicegat oleh beberapa jet tempur F-22 Raptor yang didukung oleh pesawat tanker AS.
Formasi kedua adalah dua pesawat pembom Tu-95MS, sebuah pesawat peringatan dini dan sebuah pesawat kontrol udara yang datang dalam jarak 32 mil laut. "Pesawat-pesawat militer Rusia tetap berada di wilayah udara internasional dan mereka tidak pernah memasuki wilayah udara kedaulatan Amerika Serikat," kata Komando NORAD dalam sebuah pernyataan yang dilansir CNN, Kamis (11/6/2020).
Konfirmasi ini disampaikan Komando Pertahanan Ruang Angkasa Amerika Utara (NORAD). Menurut Komando NORAD, rombongan pesawat Moskow datang dengan dua formasi pada Rabu pagi.
Formasi pertama adalah dua pesawat pembom Tu-95MS, dua jet tempur, satu pesawat peringatan dini dan pesawat kontrol udara Rusia yang datang dalam jarak 20 mil laut dari pantai Alaska. Rombongan pesawat ini memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Alaska dan dicegat oleh beberapa jet tempur F-22 Raptor yang didukung oleh pesawat tanker AS.
Formasi kedua adalah dua pesawat pembom Tu-95MS, sebuah pesawat peringatan dini dan sebuah pesawat kontrol udara yang datang dalam jarak 32 mil laut. "Pesawat-pesawat militer Rusia tetap berada di wilayah udara internasional dan mereka tidak pernah memasuki wilayah udara kedaulatan Amerika Serikat," kata Komando NORAD dalam sebuah pernyataan yang dilansir CNN, Kamis (11/6/2020).
Lihat Juga :