Sekjen PBB Akan Hadiri Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing
Jum'at, 14 Januari 2022 - 06:45 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres akan hadiri pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing. FOTO/Reuters
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB , Antonio Guterres mengatakan pada Kamis (13/1/2022), bahwa dia akan menghadiri pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing bulan depan. Ia membawa pesan, bahwa acara tersebut "harus menjadi instrumen perdamaian di dunia."
Kehadirannya yang dikonfirmasi datang di tengah boikot diplomatik yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk memprotes catatan hak asasi manusia China, yang diikuti oleh Australia, Inggris, Kanada, dan Jepang.
Baca: Giliran Jepang Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing
China menyangkal pelanggaran hak dan mengutuk boikot itu sebagai pengkhianatan terhadap prinsip-prinsip Olimpiade.
"Olimpiade adalah acara yang sangat penting, dan itu adalah acara yang melambangkan peran olahraga dalam menyatukan orang dan dalam mempromosikan perdamaian," kata Guterres kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters.
"Dalam konteks yang ketat dan tanpa dimensi politik apa pun saya bermaksud hadir dalam pembukaan - dengan pesan ini bahwa Olimpiade harus menjadi instrumen perdamaian di dunia," lanjut Guterres.
Kehadirannya yang dikonfirmasi datang di tengah boikot diplomatik yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk memprotes catatan hak asasi manusia China, yang diikuti oleh Australia, Inggris, Kanada, dan Jepang.
Baca: Giliran Jepang Boikot Diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing
China menyangkal pelanggaran hak dan mengutuk boikot itu sebagai pengkhianatan terhadap prinsip-prinsip Olimpiade.
"Olimpiade adalah acara yang sangat penting, dan itu adalah acara yang melambangkan peran olahraga dalam menyatukan orang dan dalam mempromosikan perdamaian," kata Guterres kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters.
"Dalam konteks yang ketat dan tanpa dimensi politik apa pun saya bermaksud hadir dalam pembukaan - dengan pesan ini bahwa Olimpiade harus menjadi instrumen perdamaian di dunia," lanjut Guterres.
Lihat Juga :