Picu Ketegangan, Korsel Akan Tuntut Pembelot Korut
Rabu, 10 Juni 2020 - 21:25 WIB
Selain memutuskan saluran komunikasi pemerintah dan militer, Korut juga mengatakan akan secara permanen menutup kantor penghubung dan taman pabrik di kota perbatasan Kaesong, yang telah menjadi simbol utama rekonsiliasi. (Baca: Adik Kim Jong-un Kirim Ancaman ke Korsel )
Selama bertahun-tahun, para aktivis melayangkan balon besar ke Korut membawa selebaran mengkritik pemimpin Kim Jong-un atas ambisi nuklirnya dan catatan hak asasi manusia yang menyedihkan. Aksi itu terkadang memicu tanggapan keras dari Korut.
Pada tahun 2014, tentara dari dua negara itu terlibat baku tembak setelah aktivis Korsel melepas balon propaganda di Zona Demiliterisasi, tetapi tidak ada korban yang dilaporkan.
Meskipun Seoul kadang-kadang mengirim petugas polisi untuk menggagalkan aksi para aktivis selama masa-masa sensitif, Seoul sebelumnya menolak seruan Korut untuk sepenuhnya melarang mereka, dengan mengatakan mereka menjalankan kebebasan mereka.
Selama bertahun-tahun, para aktivis melayangkan balon besar ke Korut membawa selebaran mengkritik pemimpin Kim Jong-un atas ambisi nuklirnya dan catatan hak asasi manusia yang menyedihkan. Aksi itu terkadang memicu tanggapan keras dari Korut.
Pada tahun 2014, tentara dari dua negara itu terlibat baku tembak setelah aktivis Korsel melepas balon propaganda di Zona Demiliterisasi, tetapi tidak ada korban yang dilaporkan.
Meskipun Seoul kadang-kadang mengirim petugas polisi untuk menggagalkan aksi para aktivis selama masa-masa sensitif, Seoul sebelumnya menolak seruan Korut untuk sepenuhnya melarang mereka, dengan mengatakan mereka menjalankan kebebasan mereka.
(ber)
Lihat Juga :