Situasi Kazakhstan Stabil, Pasukan CSTO Segera Ditarik Mundur
Rabu, 12 Januari 2022 - 13:00 WIB
Dia mencatat bahwa upaya kudeta di Kazakhstan telah gagal. "Upaya kudeta negara, upaya integritas teritorial negara telah gagal. Kami telah membela Almaty dan pusat-pusat regional lainnya bersama-sama, sebagai satu negara. Mereka akan dipulihkan sesegera mungkin," kata Tokayev.
Tokayev juga menyatakan, tidak semua lembaga penegak hukum tetap setia pada tugas mereka. "Di sejumlah kota, kepala departemen Komite Keamanan Nasional meninggalkan tempat itu tanpa terlibat dalam pertempuran, meninggalkan senjata dan dokumen rahasia di sana, meskipun memiliki persenjataan tempur yang cukup," kata Tokayev.
Baca: Presiden Kazakhstan Tunjuk Beberapa Menteri Penting di Pemerintahan Baru
Ia juga mengaku akan mempresentasikan paket reformasi politik pada bulan September. "Dalam pidato saya berikutnya [kepada rakyat] pada bulan September, saya akan menyajikan paket baru reformasi politik yang akan disiapkan berdasarkan dialog konstruktif yang luas dengan publik dan para ahli," jelas Tokayev.
Menurutnya, Kazakhstan akan melanjutkan perjalanannya menuju modernisasi politik. "Secara keseluruhan, transformasi hubungan antara negara dan masyarakat sudah terlambat. Kami membutuhkan format baru dari kontrak sosial," Tokayev menggarisbawahi.
Tokayev juga menyatakan, tidak semua lembaga penegak hukum tetap setia pada tugas mereka. "Di sejumlah kota, kepala departemen Komite Keamanan Nasional meninggalkan tempat itu tanpa terlibat dalam pertempuran, meninggalkan senjata dan dokumen rahasia di sana, meskipun memiliki persenjataan tempur yang cukup," kata Tokayev.
Baca: Presiden Kazakhstan Tunjuk Beberapa Menteri Penting di Pemerintahan Baru
Ia juga mengaku akan mempresentasikan paket reformasi politik pada bulan September. "Dalam pidato saya berikutnya [kepada rakyat] pada bulan September, saya akan menyajikan paket baru reformasi politik yang akan disiapkan berdasarkan dialog konstruktif yang luas dengan publik dan para ahli," jelas Tokayev.
Menurutnya, Kazakhstan akan melanjutkan perjalanannya menuju modernisasi politik. "Secara keseluruhan, transformasi hubungan antara negara dan masyarakat sudah terlambat. Kami membutuhkan format baru dari kontrak sosial," Tokayev menggarisbawahi.
Lihat Juga :