Jenderal Tentara Negara Arab yang Mati Ditembak atau Dirudal

Senin, 03 Januari 2022 - 16:23 WIB
Soleimani lahir dari keluarga petani miskin desa Qanat-e Malek, Rabor, Provinsi Kerman. Tahun 1979, pria bernama lengkap Qasem Soleimani bergabung dengan Garda Revolusi hingga akhirnya memicu jatuhnya Shah Iran dalam peristiwa yang dikenal sebagai Revolusi Islam.

Selain itu, ia tercatat berhasil melewati perang brutal Iran melawan Irak selama 1980-an. Diketahui, Soleimani mulai dikenal publik sejak invasi yang dipimpin AS ke Irak pada 2003.

Tahun 2006, Soleimani turut berkontribusi pada taktik Hizbullah melawan Israel. Selang 2 tahun, ia mengamankan perjanjian gencatan senjata antara tentara Madhi dan militer Irak.

Tak sampai di situ, tahun 2012 Soleimani membantu memperkuat pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Asad, sekutu penting Iran, selama perang saudara Suriah.

Soleimani membantu komando gabungan pemerintah Irak dan pasukan milisi Syiah yang berperang melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada 2014-2015.

Soleimani berhasil memperkuat pengaruh Iran di Irak dengan memberi dukungan material dan keuangan kepada sejumlah milisi Syiah, hingga akhirnya bersatu sebagai Unit Mobilisasi Populer.

2. Jenderal Abdul Aziz al-Fagham

Jenderal Abdul Aziz al-Fagham merupakan pengawal pribadi Raja Salman sejak tahun 1997. Fagham telah mengantongi 9 sertifikat keahlian khusus di bidang kemiliteran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!