Omicron Kian Mengganas, Malaysia Tangguhkan Perjalanan Umrah
Minggu, 02 Januari 2022 - 05:44 WIB
Menteri kesehatan menambahkan bahwa peziarah yang kembali ke Malaysia mulai 3 Januari harus dikarantina di fasilitas yang ditunjuk. Ia juga menjelaskan, pemesanan tiket penerbangan umrah baru ditangguhkan pada hari Sabtu.
“Peziarah yang berangkat ke Tanah Suci (Mekah) antara 1 dan 7 Januari akan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan mereka. Namun, mereka perlu menjalani karantina di stasiun karantina atau hotel yang diidentifikasi oleh NADMA (Badan Penanggulangan Bencana Nasional) sekembalinya ke Malaysia,” katanya kepada wartawan.
Malaysia telah mencatat 64 kasus Omicron pada 31 Desember, 32 di antaranya melibatkan jemaah umrah, kata Khairy. Ada juga sembilan cluster yang melibatkan jemaah haji. “Kedatangan jemaah umrah Malaysia dalam jumlah besar sekitar 800 hingga 1.000 setiap hari (dalam empat penerbangan khusus) semakin meningkatkan risiko masuknya kasus COVID-19 dan varian Omicron ke dalam negeri,” tambahnya.
Baca: Menko PMK Pastikan Tak Sia-siakan Kesempatan Umrah dari Arab Saudi
Ia juga menyatakan, mereka yang telah membayar paket umrah tetapi tidak dapat pergi karena pembatasan akan dikembalikan uangnya atau perjalanan mereka dijadwalkan ulang.
“Peziarah yang berangkat ke Tanah Suci (Mekah) antara 1 dan 7 Januari akan diizinkan untuk melanjutkan perjalanan mereka. Namun, mereka perlu menjalani karantina di stasiun karantina atau hotel yang diidentifikasi oleh NADMA (Badan Penanggulangan Bencana Nasional) sekembalinya ke Malaysia,” katanya kepada wartawan.
Malaysia telah mencatat 64 kasus Omicron pada 31 Desember, 32 di antaranya melibatkan jemaah umrah, kata Khairy. Ada juga sembilan cluster yang melibatkan jemaah haji. “Kedatangan jemaah umrah Malaysia dalam jumlah besar sekitar 800 hingga 1.000 setiap hari (dalam empat penerbangan khusus) semakin meningkatkan risiko masuknya kasus COVID-19 dan varian Omicron ke dalam negeri,” tambahnya.
Baca: Menko PMK Pastikan Tak Sia-siakan Kesempatan Umrah dari Arab Saudi
Ia juga menyatakan, mereka yang telah membayar paket umrah tetapi tidak dapat pergi karena pembatasan akan dikembalikan uangnya atau perjalanan mereka dijadwalkan ulang.
Lihat Juga :