Abbas: Israel Praktikkan Pembersihan Etnis dan Terorisme Terorganisir Terhadap Palestina
Sabtu, 01 Januari 2022 - 12:09 WIB
“Peringatan peluncuran revolusi kami datang dalam keadaan yang sangat kritis dan sulit karena kelanjutan dari pendudukan Israel yang menjijikkan, eskalasi praktik represif dan penganiayaan terhadap rakyat kami, pencurian tanah dan sumber daya alam kami, pengekangan ekonomi kami, pemotongan dana pajak kami, dan diskriminasi rasial,” kata Abbas.
Abbas memuji para tahanan keamanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel atas pengorbanan dan kesabaran mereka. Dia menekankan bahwa kepemimpinan Palestina tidak akan meninggalkan mereka atau keluarga mereka.
Dia juga memuji "pahlawan perlawanan rakyat", merujuk pada serangan dan protes warga Palestina terhadap Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan pemukim Yahudi Israel.
Abbas dan para pemimpin Fatah lainnya telah berulang kali meminta Palestina untuk meningkatkan “perlawanan rakyat” dalam menanggapi kejahatan Israel.
“Kami menolak pembongkaran rumah, perampasan tanah, pengusiran warga Palestina dari rumah mereka di Sheikh Jarrah dan Silwan [lingkungan Yerusalem timur], pencabutan pohon zaitun, pembakaran ladang [pertanian], pelanggaran terhadap tahanan dan kelanjutan dari pengepungan Jalur Gaza,” kata Abbas.
Berbicara kepada para pemimpin dan pemukim Israel, Abbas menambahkan: “Kami tidak akan menerima kelanjutan pendudukan dan pemukiman Anda di tanah kami, dan kami telah kehabisan kesabaran dengan kenyataan pahit ini.”
Abbas memuji para tahanan keamanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel atas pengorbanan dan kesabaran mereka. Dia menekankan bahwa kepemimpinan Palestina tidak akan meninggalkan mereka atau keluarga mereka.
Dia juga memuji "pahlawan perlawanan rakyat", merujuk pada serangan dan protes warga Palestina terhadap Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan pemukim Yahudi Israel.
Abbas dan para pemimpin Fatah lainnya telah berulang kali meminta Palestina untuk meningkatkan “perlawanan rakyat” dalam menanggapi kejahatan Israel.
“Kami menolak pembongkaran rumah, perampasan tanah, pengusiran warga Palestina dari rumah mereka di Sheikh Jarrah dan Silwan [lingkungan Yerusalem timur], pencabutan pohon zaitun, pembakaran ladang [pertanian], pelanggaran terhadap tahanan dan kelanjutan dari pengepungan Jalur Gaza,” kata Abbas.
Berbicara kepada para pemimpin dan pemukim Israel, Abbas menambahkan: “Kami tidak akan menerima kelanjutan pendudukan dan pemukiman Anda di tanah kami, dan kami telah kehabisan kesabaran dengan kenyataan pahit ini.”
Lihat Juga :