Dibantu Intel Medan Perang AS, Ukraina Bisa Serang Rusia Lebih Dulu

Minggu, 26 Desember 2021 - 02:01 WIB
Satu orang sumber mengatakan, “Badan-badan intelijen AS telah memberikan Ukraina lebih banyak data dariapada sebelum dugaan penumpukan Rusia, yang mulai dilaporkan oleh pejabat dan media Barat awal tahun ini.”

Sumber NYT mengakui satu hal yang sulit untuk memberikan Ukraina data intelijen real-time adalah bahaya serangan pertama Ukraina yang ditujukan terhadap Rusia.

"Hal nomor satu yang dapat kita lakukan adalah intelijen yang dapat ditindaklanjuti secara real time yang mengatakan, 'Rusia datang dari tanggul'," ujar mantan wakil asisten menteri pertahanan era Barack Obama, Evelyn Farkas kepada surat kabar itu.

“Kita memberi tahu mereka, dan mereka menggunakannya untuk menargetkan Rusia,” tutur dia.

Seiring dengan dukungan intelijen, sumber itu menjelaskan, “Washington telah mengusulkan pengalihan helikopter dan peralatan lain yang diselamatkan dari Afghanistan ke Ukraina, dan penyebaran ahli perang siber tambahan ke negara Eropa Timur.”

Moskow telah menolak klaim bahwa mereka memiliki niat "menyerang" siapa pun, termasuk Ukraina.

Rusia menuduh AS dan sekutunya dengan sengaja berusaha mendorong pemerintah di Kiev ke dalam perang salib untuk "melawan Rusia hingga warga Ukraina terakhir".

Pada konferensi pers akhir tahun, Vladimir Putin mengecam AS dan sekutunya karena meningkatkan "agresi Rusia" sambil mendorong lebih dekat dan lebih dekat ke perbatasan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!