Iran Siap Lanjutkan Pembicaraan untuk Cairkan Hubungan dengan Saudi
Jum'at, 24 Desember 2021 - 05:54 WIB
Baca: Arab Saudi Resmi Akui Berunding dengan Iran, Hasil Masih Terlalu Dini
Sementara itu, Hassan Irlou, seorang diplomat kawakan dan mantan komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) yang minggu lalu diterbangkan ke Teheran setelah tertular COVID-19. Ia meninggal di sebuah rumah sakit Teheran pada hari Selasa.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan, utusan itu meninggal karena komplikasi virus ketika ia dipindahkan ke negara itu dalam "keadaan buruk" dan karena "kerjasama yang terlambat" dari beberapa negara, dalam referensi terselubung ke Arab Saudi.
Masalah ini kemungkinan akan mempengaruhi upaya yang sedang berlangsung untuk menengahi kesepakatan antara kedua belah pihak. Diplomat top Irak, dalam sambutannya, mengatakan Arab Saudi dan AS telah "bekerja sama" dalam memindahkan utusan Iran ke Teheran dari Yaman, mengungkapkan rasa terima kasih kepada mereka.
Sementara itu, Hassan Irlou, seorang diplomat kawakan dan mantan komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) yang minggu lalu diterbangkan ke Teheran setelah tertular COVID-19. Ia meninggal di sebuah rumah sakit Teheran pada hari Selasa.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan, utusan itu meninggal karena komplikasi virus ketika ia dipindahkan ke negara itu dalam "keadaan buruk" dan karena "kerjasama yang terlambat" dari beberapa negara, dalam referensi terselubung ke Arab Saudi.
Masalah ini kemungkinan akan mempengaruhi upaya yang sedang berlangsung untuk menengahi kesepakatan antara kedua belah pihak. Diplomat top Irak, dalam sambutannya, mengatakan Arab Saudi dan AS telah "bekerja sama" dalam memindahkan utusan Iran ke Teheran dari Yaman, mengungkapkan rasa terima kasih kepada mereka.
(esn)
Lihat Juga :