Ledakan Dahsyat Guncang Gedung Pengadilan India, 2 Tewas
Jum'at, 24 Desember 2021 - 02:34 WIB
Kepala Menteri Negara Bagian Punjab Charanjit Singh Channi mengatakan pemerintah "waspada" dan mengumumkan penyelidikan. Dalam sebuah posting Twitter, Channi juga mengungkapkan kesedihannya atas ledakan tersebut dan mengatakan bahwa dia sedang menuju ke lokasi tersebut.
"Saya meyakinkan orang-orang di negara bagian bahwa yang bersalah tidak akan diampuni," tulisnya. “Siapa pun yang mencoba mengganggu kedamaian dan kerukunan negara, akan diambil alih,” lanjutnya.
Baca: BREAKING NEWS: Ledakan di Bandara Tewaskan Dua Polisi
Sebuah sumber menuturkan, kelompok Babbar Khalsa yang didukung Pakistan diduga berada di balik ledakan tersebut. Tim polisi dan Badan Investigasi Nasional (NIA) dikerahkan ke lokasi ledakan. Sumber di badan intelijen mengatakan, ledakan itu tampak seperti kemungkinan serangan bom rakitan. Sebuah laporan forensik sedang menunggu untuk memastikan isi bahan peledak.
Peringatan waspada telah dikeluarkan di seluruh Punjab yang terikat pemungutan suara. Polisi juga telah diarahkan untuk memperketat keamanan di tempat-tempat umum.
"Saya meyakinkan orang-orang di negara bagian bahwa yang bersalah tidak akan diampuni," tulisnya. “Siapa pun yang mencoba mengganggu kedamaian dan kerukunan negara, akan diambil alih,” lanjutnya.
Baca: BREAKING NEWS: Ledakan di Bandara Tewaskan Dua Polisi
Sebuah sumber menuturkan, kelompok Babbar Khalsa yang didukung Pakistan diduga berada di balik ledakan tersebut. Tim polisi dan Badan Investigasi Nasional (NIA) dikerahkan ke lokasi ledakan. Sumber di badan intelijen mengatakan, ledakan itu tampak seperti kemungkinan serangan bom rakitan. Sebuah laporan forensik sedang menunggu untuk memastikan isi bahan peledak.
Peringatan waspada telah dikeluarkan di seluruh Punjab yang terikat pemungutan suara. Polisi juga telah diarahkan untuk memperketat keamanan di tempat-tempat umum.
(esn)
Lihat Juga :