AS Berikan Lampu Hijau Penggunaan Pil COVID-19 Pfizer

Kamis, 23 Desember 2021 - 03:55 WIB
Paxlovid menggabungkan obat antivirus baru bernama nirmatrelvir dan yang telah ada sebelumnya yang disebut ritonavir. Obat ini dikonsumsi dua kali sehari sebanyak tiga pil selama lima hari.

Pekan lalu, Pfizer merilis hasil terbaru yang menunjukkan obat ini mengurangi risiko rawat inap atau kematian sebesar 89% jika diberikan kepada orang dewasa berisiko tinggi dalam beberapa hari setelah gejala pertama mereka. Jika diberikan dalam lima hari pertama gejala, kemanjurannya serupa: 88%.

"Otorisasi PAXLOVID hari ini merupakan contoh luar biasa lainnya tentang bagaimana sains akan membantu kita pada akhirnya mengalahkan pandemi ini, yang, bahkan dalam dua tahun, terus mengganggu dan menghancurkan kehidupan di seluruh dunia," kata Ketua dan CEO Pfizer Albert Bourla dalam sebuah pernyataan.

"Terapi terobosan ini, yang telah terbukti secara signifikan mengurangi rawat inap dan kematian serta dapat dibawa ke rumah, akan mengubah cara kita menangani COVID-19, dan semoga membantu mengurangi beberapa tekanan signifikan yang dihadapi sistem perawatan kesehatan dan rumah sakit kita," sambungnya.

Baca juga: Pertama di Dunia, Israel Beri Empat Suntikan Vaksin Covid pada Warganya

"Pfizer siap untuk memulai pengiriman di AS segera untuk membantu membawa PAXLOVID ke tangan pasien yang tepat secepat mungkin," demikian pernyataan Bourla.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!