Pesta Musik Spektakuler Arab Saudi Pikat 732.000 Penonton: Kami Haus Hiburan dan Tawa

Rabu, 22 Desember 2021 - 00:20 WIB
Bulan lalu, bintang pop Kanada Justin Bieber terjebak di garis bidik karena tampil selama Grand Prix di Arab Saudi, di mana Human Rights Watch (HRW) mengatakan bahwa kerajaan menggunakan acara olahraga untuk mengalihkan perhatian dari pelanggaran HAM yang meluas.

HRW merilis pernyataan lain menjelang festival terbaru, dengan mengatakan: "Penampil dan promotor harus menggunakan mikrofon, panggung, dan waktu layar mereka untuk berbicara tentang pelanggaran HAM di Arab Saudi atau menolak untuk berpartisipasi dalam skema pencucian reputasi Saudi lainnya."

Bagi wanita muda Arab Saudi, yang berbicara dengan syarat anonim, acara semacam itu tetap bermanfaat dalam menawarkan jalan keluar bagi generasi muda.

"Kami haus akan musik, hiburan, film, tawa, dan jalan-jalan. Kami seperti menemukan kembali negara kami dan itu membuat kami sangat bahagia," katanya.

Arab Saudi berusaha mendiversifikasi ekonominya dari minyak, berinvestasi besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir di sektor pariwisata, hiburan dan olahraga.

Sementara perubahan sosial yang luas telah dianut oleh banyak orang, beberapa tetap mengkhawatirkan.

"Bagaimana mungkin adegan-adegan ini berada di negara dengan dua situs (Islam) paling suci," bunyitweet salah satu pengguna Twitter, di samping video pria dan wanita menari bersama.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!