8 Bulan Disiksa Sipir Israel, Tahanan Palestina Kehilangan Ingatan

Minggu, 19 Desember 2021 - 19:06 WIB
Ia juga mengaku tangannya diikat ke belakang yang membuatnya menangis kesakitan. "Mereka bahkan tidak memberi saya air minum," ucapnya. Rajoub mengatakan dia dibiarkan dalam situasi itu selama lima hari.

Baca: 111 Hari Mogok Makan, Tahanan Palestina Menanti Ajal di Penjara Israel

Dia menjelaskan, bahwa para sipir sering menginjak borgol kakinya, yang menyebabkan bekas luka masih terlihat di tangan dan kakinya. Kebijakan penahanan administratif memungkinkan pihak berwenang Israel untuk menahan warga Palestina hingga enam bulan tanpa tuduhan atau pengadilan.

Di sel isolasi, sipir Israel berbohong kepadanya bahwa anak-anaknya meninggal dalam kecelakaan mobil, yang memperburuk penderitaannya. Selain itu, dia tidak diberi perawatan medis dan tidak bisa minum obat setiap hari, meskipun dia menunjukkan laporan medisnya kepada otoritas penjara.

Setelah lima hari dalam kondisi tersiksa di sel isolasinya, Rajoub mengatakan dia menderita "gangguan saraf" sebagaimana terlihat dalam video yang beredar di media sosial hingga dia tidak mengenali anak-anaknya, ibu, anggota keluarga lainnya, dan teman-temannya.

Baca: Terungkap, Tentara Wanita Israel Ditugaskan Beri Layanan Seks Tahanan Palestina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!