China dan Rusia Isyaratkan Bersatu Melawan Barat

Minggu, 19 Desember 2021 - 00:15 WIB
Pada bulan Oktober, Moskow dan Beijing mengirim kelompok tugas ke Laut Jepang untuk latihan Angkatan Laut skala besar. Armada gabungan kemudian dengan tajam mengarungi celah sempit antara dua pulau Jepang—Honshu dan Hokkaido—sebelum berputar kembali ke Laut China Timur yang diperebutkan.

Tokyo tidak mengeluarkan protes.

“Tidak ada pelanggaran perairan teritorial yang terjadi, dan tidak ada aturan internasional yang diabaikan,” kata Kementerian Pertahanan Jepang.

Baca juga: Terlihat Mesra, Rusia dan China Tak Saling Dukung Secara Militer

Tetapi keberadaan aturan seperti itu adalah inti dari keluhan Xi Jinping dan Putin.

“China dan Rusia perlu meluncurkan lebih banyak tindakan bersama untuk menegakkan kepentingan keamanan kedua belah pihak secara lebih efektif,” bunyi ringkasan KTT yang dipublikasikan media pemerintah China, CGTN.

“Upaya harus dilakukan untuk secara tegas menolak tindakan hegemonik dan mentalitas Perang Dingin di bawah penyamaran ‘multilateralisme’ dan ‘aturan',” kata Xi.

Xi memuji hubungan China-Rusia karena muncul untuk menunjukkan vitalitas baru.

Keduanya taleh berbicara untuk menemukan cara saling mendukung dalam ujian signifikan yang membayangi tahun 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!