Pertama Kali, Jet Tempur Typhoon Inggris Tembak Jatuh Drone di Langit Suriah

Sabtu, 18 Desember 2021 - 00:01 WIB
Konflik bersenjata di Suriah telah berlangsung sejak 2011. Pada akhir tahun 2017, ISIS dinyatakan kalah di Suriah dan Irak, namun operasi kontraterorisme terus berlanjut.

Baca juga: Hebat Mana Sistem Rudal S-400 Rusia, Patriot AS dan Iron Dome Israel?

Sebelumnya, militer AS telah menembak jatuh salah satu dari dua pesawat tak berawak kecil yang terbang menuju pos terdepan AS di Tanf Garrison di Suriah selatan, dan diduga menjadi ancaman bagi pangkalan tersebut.

Menurut NBC News, militer AS pada hari Selasa melihat dua sistem udara tak berawak (UAS) kecil mendekati pos terdepan AS di Tanf Garrison dan menilai mereka menunjukkan niat bermusuhan. Militer menembak jatuh salah satu drone, sedangkan UAS kedua mengubah arah dan meninggalkan area tersebut. Tidak diketahui apakah drone itu membawa bahan peledak atau tidak.

“Ketika salah satu UAS melanjutkan perjalanannya lebih dalam ke Zona Dekonfliksi di Tanf, itu dinilai menunjukkan niat bermusuhan dan ditembak jatuh,” kata Juru Bicara Komando Pusat AS, Bill Urban.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!