Penyakit Misterius Membunuh 89 Orang di Afrika
Rabu, 15 Desember 2021 - 01:20 WIB
"Kami memutuskan untuk mengirim tim respon cepat pergi dan melakukan penilaian serta investigasi risiko; saat itulah mereka dapat mengumpulkan sampel dari orang yang sakit - tetapi untuk sementara angka yang kami dapatkan adalah ada 89 kematian," kata Sheila dari WHO Baya seperti dilansir dari BBC, Rabu (15/12/2021).
Dikatakan oleh Sheila, daerah Fangak tidak dapat dijangkau melalui jalur darat akibat banjir dan tim menunggu helikopter untuk memulangkan mereka ke ibu kota, Juba, pada Rabu.
Disebabkan oleh hujan lebat, banjir yang melanda negara miskin di Afrika itu pada awal tahun adalah yang terburuk dari empat negara bagian yang terkena dampak sejak 1962, kata badan pengungsi PBB UNHCR pada Oktober lalu.
Baca juga: Penjara Terbakar Hebat, 38 Tahanan Tewas
“Banjir saat ini melanda pada saat orang sudah menghadapi tiga ancaman konflik, COVID-19, dan kelaparan,” kata badan tersebut seperti dikutip dari Russia Today.
Dikatakan oleh Sheila, daerah Fangak tidak dapat dijangkau melalui jalur darat akibat banjir dan tim menunggu helikopter untuk memulangkan mereka ke ibu kota, Juba, pada Rabu.
Disebabkan oleh hujan lebat, banjir yang melanda negara miskin di Afrika itu pada awal tahun adalah yang terburuk dari empat negara bagian yang terkena dampak sejak 1962, kata badan pengungsi PBB UNHCR pada Oktober lalu.
Baca juga: Penjara Terbakar Hebat, 38 Tahanan Tewas
“Banjir saat ini melanda pada saat orang sudah menghadapi tiga ancaman konflik, COVID-19, dan kelaparan,” kata badan tersebut seperti dikutip dari Russia Today.
Lihat Juga :