Bahasa Indonesia Diharapkan Makin Populer di Australia
Selasa, 14 Desember 2021 - 10:47 WIB
Bahasa Indonesia menurut Tata mengalami penurunan daya tarik di kalangan pelajar Victoria. "Sebagai perbandingan, tahun lalu yang ikut tes bahasa Indonesia untuk kelas 12 ada 640 siswa, sementara tahun ini hanya 420 siswa," papar Tata.
Menanggapi hal tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI Canberra, Mukhamad Najib berharap ada strategi baru yang bisa mengembalikan popularitas bahasa Indonesia di Australia.
"Saya menyadari sepenuhnya bahwa saat ini kita memiliki tantangan sekaligus peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan kejayaan bahasa Indonesia di Australia. Indonesia yang terus membaik secara ekonomi, kesehatan dan keamanan akan menjadi masa depan yang menarik bagi anak-anak muda Australia. Seiring dengan itu bahasa Indonesia menjadi penting bagi mereka," ujar Najib.
Menurut Najib, promosi bahasa Indonesia di Australia tidak bisa berdiri sendiri melainkan harus dilakukan secara terintegrasi.
"Kita harus meyakinkan orang tua, kepala sekolah, pemerintah, maupun media bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah, sehingga akan rugi jika warga Australia tidak mau mengenal dan belajar bahasa Indonesia," ungkap Najib.
Strategi Atdikbud dalam menguatkan kembali bahasa Indonesia di kalangan pelajar Australia akan dilakukan dalam berbagai bentuk seperti melalui seni, budaya dan olahraga.
"Kita gunakan banyak pintu untuk mengetuk hati anak-anak Australia agar mau belajar bahasa Indonesia. Sangat penting untuk mengenalkan kesenian dan budaya kontemporer Indonesia dikalangan pelajar, jangan kalah dengan Korea yang bisa mengekspor BTS ke seluruh dunia," papar Atdikbud.
Menanggapi hal tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI Canberra, Mukhamad Najib berharap ada strategi baru yang bisa mengembalikan popularitas bahasa Indonesia di Australia.
"Saya menyadari sepenuhnya bahwa saat ini kita memiliki tantangan sekaligus peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan kejayaan bahasa Indonesia di Australia. Indonesia yang terus membaik secara ekonomi, kesehatan dan keamanan akan menjadi masa depan yang menarik bagi anak-anak muda Australia. Seiring dengan itu bahasa Indonesia menjadi penting bagi mereka," ujar Najib.
Menurut Najib, promosi bahasa Indonesia di Australia tidak bisa berdiri sendiri melainkan harus dilakukan secara terintegrasi.
"Kita harus meyakinkan orang tua, kepala sekolah, pemerintah, maupun media bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah, sehingga akan rugi jika warga Australia tidak mau mengenal dan belajar bahasa Indonesia," ungkap Najib.
Strategi Atdikbud dalam menguatkan kembali bahasa Indonesia di kalangan pelajar Australia akan dilakukan dalam berbagai bentuk seperti melalui seni, budaya dan olahraga.
"Kita gunakan banyak pintu untuk mengetuk hati anak-anak Australia agar mau belajar bahasa Indonesia. Sangat penting untuk mengenalkan kesenian dan budaya kontemporer Indonesia dikalangan pelajar, jangan kalah dengan Korea yang bisa mengekspor BTS ke seluruh dunia," papar Atdikbud.
Lihat Juga :