Negara Ini Kekurangan Sampah, Harus Impor Limbah untuk Penuhi Kebutuhan
Sabtu, 11 Desember 2021 - 01:00 WIB
Swedia memandang sampah bukan sekadar hasil konsumsi, melainkan bisa menjadi sumber energi.
Mengutip laman Indonesia Environment & Energy Center, masyarakat Swedia sudah memiliki kesadaran tinggi dalam hal penanganan sampah. Caranya, dengan memasifkan perilaku daur ulang sampah.
Pada tahun 2015, pemerintah Swedia berkomitmen mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Adapun jumlah sampah yang wajib dikurangi adalah sekitar 70%.
Sementara itu, pelarangan pembuangan sampah yang dapat atau terbakar ke TPA sudah dilarang pemerintah Swedia sejak 2002.
Sekitar 3 tahun setelahnya, pemerintah negara tersebut baru melarang pembuangan sampah organik ke TPA.
Tak hanya itu, pemerintah pun terus meningkatkan teknologi pengelolaan sampah agar hasil yang dicapai lebih maksimal.
Swedish Waste Management Association menginformasikan lebih lengkap bahwa ada 4,83 juta ton sampah pada tahun 2020.
Mengutip laman Indonesia Environment & Energy Center, masyarakat Swedia sudah memiliki kesadaran tinggi dalam hal penanganan sampah. Caranya, dengan memasifkan perilaku daur ulang sampah.
Pada tahun 2015, pemerintah Swedia berkomitmen mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Adapun jumlah sampah yang wajib dikurangi adalah sekitar 70%.
Sementara itu, pelarangan pembuangan sampah yang dapat atau terbakar ke TPA sudah dilarang pemerintah Swedia sejak 2002.
Sekitar 3 tahun setelahnya, pemerintah negara tersebut baru melarang pembuangan sampah organik ke TPA.
Tak hanya itu, pemerintah pun terus meningkatkan teknologi pengelolaan sampah agar hasil yang dicapai lebih maksimal.
Swedish Waste Management Association menginformasikan lebih lengkap bahwa ada 4,83 juta ton sampah pada tahun 2020.
Lihat Juga :