Rusia: Kekacauan AS Ganjaran karena Tabur Kekacauan di Seluruh Dunia
Senin, 08 Juni 2020 - 13:44 WIB
Pemerintah AS telah secara aktif dan terbuka mendukung oposisi di negara-negara yang mempromosikan kebijakan yang tidak diinginkan Washington. Dukungan Washington selama ini antara lain ditujukan kepada oposisi Venezuela, oposisi Hong Kong, oposisi Iran dan kelompok di negara lain dengan mengabaikan seberapa keras konflik di negara-negara tersebut.
Kerusuhan di AS dimulai setelah kematian pria kulit hitam George Floyd setelah lehernya dicekik oleh polisi kulit putih dengan lututnya di Minneapolis, negara bagian Minnesotta pada 25 Mei 2020. (Baca juga: Dikepung Militer, Area Gedung Putih Mirip Zona Perang )
Ribuan orang turun ke jalan untuk mengecam kebrutalan polisi. Beberapa unjuk rasa awalnya berlangsung damai, namun kemudian berubah menjadi kekerasan di Minneapolis, Washington, New York, Atlanta, Chicago dan banyak kota lainnya.
Demo besar di Amerika sejauh ini sudah menewaskan 13 orang dan lebih dari 10.000 orang lainnya ditangkap.
Kerusuhan di AS dimulai setelah kematian pria kulit hitam George Floyd setelah lehernya dicekik oleh polisi kulit putih dengan lututnya di Minneapolis, negara bagian Minnesotta pada 25 Mei 2020. (Baca juga: Dikepung Militer, Area Gedung Putih Mirip Zona Perang )
Ribuan orang turun ke jalan untuk mengecam kebrutalan polisi. Beberapa unjuk rasa awalnya berlangsung damai, namun kemudian berubah menjadi kekerasan di Minneapolis, Washington, New York, Atlanta, Chicago dan banyak kota lainnya.
Demo besar di Amerika sejauh ini sudah menewaskan 13 orang dan lebih dari 10.000 orang lainnya ditangkap.
(mas)
Lihat Juga :