Deretan Ratu Kartel Amerika Latin: Cantik, Kaya dan Kejam

Minggu, 05 Desember 2021 - 09:49 WIB
Sandra mendapatkan julukan Ratu Pasifik setelah mengirimkan 10 ton kokain dengan armada kapal tuna dari Manzanillo, Meksiko, ke California pada tahun 2001. Kokain ini disita oleh pihak berwenang dan Sandra menghilang.

Dia telah menikah dengan dua petugas polisi yang bergabung dengan kartel - keduanya tewas dalam perang narkoba Meksiko.

Baca juga: Banding Diterima, Ratu Narkoba Meksiko Bebas

3. La Negra alias Jessica Oseguera



Jessica Oseguera (34) adalah putri bos kartel saingan El Chapo, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho.

Sehari setelah Nyonya El Chapo muncul di pengadilan, Jessica - yang dikenal sebagai La Negra - dijatuhi hukuman dua setengah tahun karena membantu ayahnya mencuci uang melalui berbagai bisnis mereka, termasuk restoran sushi, resor, dan perusahaan tequila.

El Mencho, yang ada dalam daftar penyelundup paling Dicari, menjalankan Kartel Generasi Baru Jalisco di Meksiko.

Lingkaran brutal itu mencakup 5.000 pembunuh bayaran dengan metode pengiriman pesannya yang khas adalah memenggal kepala musuh dan melarutkan tubuh mereka dalam asam.

Jessica, ibu dua anak, bersikeras bahwa dia tidak terlibat dalam bisnis narkoba dan menulis dalam surat kepada hakim: "Saya menyesali semua yang saya lakukan yang mungkin menyebabkan kerugian."

4. Her Majesty alias Valeska Pereira Monteiro



Valeska Pereira Monteiro (27) berasal dari Brasil. Ia ditangkap pada September saat sedang berlibur. Dia dituduh mengendalikan keuangan sebuah geng di negara bagian Ceara di timur laut.

Dijuluki Her Majesty atau Yang Mulia karena ia menghabiskan "uang berdarahnya" untuk melakukna perjalanan dan gaya hidup mewah.

Ini bukan pertama kalinya dia ditangkap polisi.

Pada tahun 2014, dia ditangkap karena memimpin geng yang merampok rumah dan properti komersial di ibu kota Ceara, Fortaleza.

Tahun lalu, dia tertangkap basah melakukan akuntansi untuk sebuah geng kriminal di Rio de Janeiro dan dipaksa memakai gelang kaki, yang dia rusak pada bulan April ketika dia dianggap sebagai buronan.

5. La Catrina alias Maria Guadalupe Lopez Esquivel



Pada usia 21 tahun Maria Guadalupe Lopez Esquivel, yang dijuluki Dame of Death, terbunuh setelah menjadi terkenal sebagai pemimpin kartel lokal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!