Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Sabtu, 04 Desember 2021 - 21:34 WIB
Bulan lalu, pemerintahan Biden memperingatkan para pejabat Eropa bahwa Rusia dapat mempertimbangkan invasi ke Ukraina Timur, dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengancam konsekuensi serius jika terjadi agresi.
Moskow telah menolak prediksi itu sebagai tidak berdasar, tetapi telah menyuarakan keprihatinan tentang konflik internal yang pecah di Donbass Ukraina yang dilanda perang. Rusia menuduh Barat "mendorong" Ukraina untuk memulai konflik bersenjata dengan memindahkan peralatan militer NATO lebih dekat ke perbatasan.
Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov juga mengklaim pasukan Ukraina telah menggunakan roket buatan AS saat mereka memerangi separatis di timur negara itu, dengan alasan bahwa dugaan bantuan AS hanya meningkatkan kemungkinan terjadinya perang saudara besar-besaran.
Baca juga: Menhan AS Serukan Respons Internasional Jika Rusia Serang Ukraina
Moskow telah menolak prediksi itu sebagai tidak berdasar, tetapi telah menyuarakan keprihatinan tentang konflik internal yang pecah di Donbass Ukraina yang dilanda perang. Rusia menuduh Barat "mendorong" Ukraina untuk memulai konflik bersenjata dengan memindahkan peralatan militer NATO lebih dekat ke perbatasan.
Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov juga mengklaim pasukan Ukraina telah menggunakan roket buatan AS saat mereka memerangi separatis di timur negara itu, dengan alasan bahwa dugaan bantuan AS hanya meningkatkan kemungkinan terjadinya perang saudara besar-besaran.
Baca juga: Menhan AS Serukan Respons Internasional Jika Rusia Serang Ukraina
(ian)
Lihat Juga :