Taliban Minta Bantuan UE untuk Pertahankan Operasional Bandara Afghanistan

Senin, 29 November 2021 - 23:46 WIB
Dalam pertemuan itu, delegasi Taliban dipimpin oleh Menteri Luar Negeri sementara Amir Khan Mutaqqi, didampingi oleh Menteri Sementara untuk Pendidikan dan Kesehatan, penjabat Gubernur Bank Sentral, dan pejabat dari Kementerian Luar Negeri, Keuangan dan Dalam Negeri, serta Direktorat Intelijen.

Baca: Pidato Perdana, Pemimpin Taliban Merengek Minta Bantuan Internasional

Sementara pihak UE dipimpin oleh Utusan Khusus UE untuk Afghanistan Tomas Niklasson, dengan pejabat dari EEAS dan layanan Komisi Eropa yang menangani bantuan kemanusiaan, kemitraan internasional, dan migrasi.

Pernyataan Uni Eropa mengatakan bahwa Taliban berjanji untuk menepati janji "amnesti" bagi warga Afghanistan yang telah menentangnya selama dua dekade pemerintahan berorientasi Barat. UE juga menekan Taliban untuk menciptakan “pemerintahan inklusif,” mendorong demokrasi, memastikan anak perempuan memiliki akses yang sama ke sekolah, dan mencegah Afghanistan menjadi basis bagi kelompok mana pun “yang mengancam keamanan orang lain.”

Di sisi Taliban menegaskan, bahwa mereka akan menegakkan hak asasi manusia "sesuai dengan prinsip-prinsip Islam" dan akan menyambut kembali misi diplomatik yang telah ditutup, menurut pernyataan itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!