Bukunya Disensor, Mantan Menteri Pertahanan AS Gugat Pentagon
Senin, 29 November 2021 - 19:54 WIB
Dalam gugatan yang diajukan pada Minggu (28/11/2021), Esper menuduh bagian-bagian penting dari teks tersebut “tidak dipublikasikan dengan benar.”
Baca juga: Arab Saudi Umumkan Syarat Visa Umrah dan Karantina
“Teks yang disembunyikan sangat penting untuk menceritakan kisah-kisah penting yang dibahas dalam naskah,” ungkap gugatan itu.
Gugatan itu mengungkapkan, pada 8 November, Esper mengirim email kepada penggantinya, Lloyd Austin, yang isinya Esper mengeluh bahwa Pentagon telah menginstruksikannya menghapus beberapa tulisan di buku itu yang menceritakan beberapa percakapan yang dia lakukan dengan Trump, serta kutipan oleh presiden Trump saat itu dan para pejabat lain saat rapat.
"Saya juga diminta menghapus pandangan saya tentang tindakan negara lain, percakapan yang saya lakukan dengan para pejabat asing, dan tentang peristiwa internasional yang diberitakan secara luas," tulis dia.
Baca juga: Arab Saudi Umumkan Syarat Visa Umrah dan Karantina
“Teks yang disembunyikan sangat penting untuk menceritakan kisah-kisah penting yang dibahas dalam naskah,” ungkap gugatan itu.
Gugatan itu mengungkapkan, pada 8 November, Esper mengirim email kepada penggantinya, Lloyd Austin, yang isinya Esper mengeluh bahwa Pentagon telah menginstruksikannya menghapus beberapa tulisan di buku itu yang menceritakan beberapa percakapan yang dia lakukan dengan Trump, serta kutipan oleh presiden Trump saat itu dan para pejabat lain saat rapat.
"Saya juga diminta menghapus pandangan saya tentang tindakan negara lain, percakapan yang saya lakukan dengan para pejabat asing, dan tentang peristiwa internasional yang diberitakan secara luas," tulis dia.
Lihat Juga :