Warga Israel Tolak Rencana Aneksasi Tepi Barat Netanyahu

Minggu, 07 Juni 2020 - 11:24 WIB
Palestina menginginkan negara merdeka di Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza, wilayah yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah tahun 1967.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menetapkan 1 Juli sebagai tanggal untuk mulai memajukan rencananya mencaplok permukiman Israel dan Lembah Jordan di Tepi Barat, dengan harapan mendapat lampu hijau dari Washington.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meluncurkan rencana perdamaian yang mencakup Israel menjaga permukimannya dan Palestina mendirikan negara di bawah kondisi yang ketat.

Palestina telah menolak proposal tersebut dan menyuarakan kemarahan terhadap aneksasi yang diusulkan Israel.

Peringatan kemungkinan terjadinya kekerasan dan dampak diplomatik, beberapa negara Eropa dan Arab, bersama-sama dengan PBB, telah mendesak Israel untuk tidak mencaplok Tepi Barat, yang oleh banyak negara dianggap ilegal.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!