Jepang Khawatirkan Langkah China dan Rusia Perkuat Koordinasi Militer
Rabu, 24 November 2021 - 22:45 WIB
Ilustrasi
TOKYO - China dan Rusia telah sepakat untuk memperdalam koordinasi strategis di sektor pertahanan yang memicu kekhawatiran di Tokyo. “Latihan militer berulang oleh China dan Rusia dapat dianggap sebagai “tindakan demonstratif terhadap Jepang,” kata Menteri Pertahanan Jepang, Kishi Nobuo.
“Kemungkinan tidak dapat dikesampingkan, bahwa mereka akan memperdalam koordinasi militer mereka,” tambahnya, menurut sebuah laporan oleh NHK News pada Rabu (24/11/2021).
Baca: Usai Berlayar Bersama Armada China, 5 Kapal Perang Rusia Masuki Laut Jepang
Kekhawatiran yang diangkat oleh Jepang muncul ketika menteri pertahanan China dan Rusia mengatakan “solidaritas antara China dan Rusia sekuat gunung dan persahabatan tidak dapat dipatahkan”. Menteri Pertahanan Nasional China Jenderal Wei Fenghe mengadakan panggilan video dengan timpalannya dari Rusia Jenderal Sergei Shoigu pada hari Selasa.
Kementerian Pertahanan China juga menyatakan, militer kedua negara akan bekerja sama untuk secara komprehensif mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai oleh kepala negara kedua negara, terus memperdalam koordinasi strategis dan memperkuat kerja sama dalam latihan strategis dan patroli bersama, sehingga memberikan kontribusi baru untuk menjaga kepentingan inti.
Kishi Jepang dalam pernyataannya mengacu pada penerbangan bersama awal bulan ini oleh pembom China dan Rusia di dekat Jepang. Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan, “dua pesawat dari masing-masing negara terbang di atas Laut Jepang dan Laut Cina Timur sebelum menuju Samudra Pasifik pada hari Jumat.”
“Kemungkinan tidak dapat dikesampingkan, bahwa mereka akan memperdalam koordinasi militer mereka,” tambahnya, menurut sebuah laporan oleh NHK News pada Rabu (24/11/2021).
Baca: Usai Berlayar Bersama Armada China, 5 Kapal Perang Rusia Masuki Laut Jepang
Kekhawatiran yang diangkat oleh Jepang muncul ketika menteri pertahanan China dan Rusia mengatakan “solidaritas antara China dan Rusia sekuat gunung dan persahabatan tidak dapat dipatahkan”. Menteri Pertahanan Nasional China Jenderal Wei Fenghe mengadakan panggilan video dengan timpalannya dari Rusia Jenderal Sergei Shoigu pada hari Selasa.
Kementerian Pertahanan China juga menyatakan, militer kedua negara akan bekerja sama untuk secara komprehensif mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai oleh kepala negara kedua negara, terus memperdalam koordinasi strategis dan memperkuat kerja sama dalam latihan strategis dan patroli bersama, sehingga memberikan kontribusi baru untuk menjaga kepentingan inti.
Kishi Jepang dalam pernyataannya mengacu pada penerbangan bersama awal bulan ini oleh pembom China dan Rusia di dekat Jepang. Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan, “dua pesawat dari masing-masing negara terbang di atas Laut Jepang dan Laut Cina Timur sebelum menuju Samudra Pasifik pada hari Jumat.”
Lihat Juga :