Raja Faisal, Penguasa Arab Saudi yang Dibunuh Keponakannya Sendiri dengan Pistol

Sabtu, 20 November 2021 - 00:00 WIB
Sang raja ditembak oleh keponakannya, Pangeran Faisal bin Mussaid. Penembakan itu berlangsung di acara kerajaan. Penembakan itu dilakukan Pangeran Faisal bin Mussaid dari jarak dekat yang ke bagian kepala Raja Faisal. Hal itu membuat seisi istana kaget.

Baca juga: Cerita Pilu Waria Malaysia Nur Sajat Diborgol dan Dipukuli: Saya Harus Lari!

Penjaga kerajaan pun langsung menahan Pangeran Faisal bin Mussaid. Raja Faisal langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Raja Faisal masih hidup ketika dalam perjalanan ke rumah sakit. Sayangnya, lukanya terlalu parah sehingga membuat dia meninggal dunia di rumah sakit.

Raja Faisal meninggal di usia 69 tahun. Hal ini membuat seisi kerajaan Arab Saudi bertanya-tanya siapa dalang di balik ini semua.

Pangeran Faisal bin Mussaid diduga bekerja sama dengan negara lain yang menginginkan sang raja mati karena kebijakannya mengganggu kepentingan negara lain, terutama barat.

Pangeran Faisal bin Mussaid pun ditahan dan disidang atas pembunuhan yang dia lakukan. Pangeran Faisal mengalami gangguan kejiwaan ketika menjalani persidangan dan itu dijadikan alibi mengapa dia membunuh Raja Faisal walaupun alasan itu tidak masuk akal karena dia sudah mempersiapkan pistol di dalam sakunya ketika bertemu Raja Faisal.

Banyak perbincangan dan teori yang beredar mengenai pembunuhan Raja Faisal ini. Hingga pada akhirnya disimpulkan aksi pembunuhan Raja Faisal ini murni dilakukan atas inisiatif Pangeran Faisal bin Mussaid sendiri tanpa bantuan orang lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!