Memanas, Inggris Sepakat Jual Kapal Perang dan Rudal ke Ukraina
Jum'at, 19 November 2021 - 09:40 WIB
Menteri pertahanan kedua negara, Ben Wallace dan Oleksii Reznikov, tidak merahasiakan tujuan utama dari kesepakatan senjata baru dan fakta bahwa itu ditujukan terhadap Rusia .
"Pemerintah kami tidak memiliki keinginan untuk bermusuhan, atau berusaha dengan cara apa pun untuk mengepung atau melemahkan Federasi Rusia secara strategis," bunyi pernyataan bersama keduanya seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (19/11/2021).
Kiev, London, dan negara-negara barat lainnya berulang kali menuduh Rusia sebagai ancaman bagi keamanan Ukraina dan negara-negara tetangga lainnya. Moskow, bagaimanapun, berulang kali menolak tuduhan dan bersikeras menjadi negara yang damai.
Baca juga: Ukraina kepada Pemimpin UE: Bersiaplah untuk Perang dengan Rusia
Rusia bahkan menegur negara-negara Barat karena secara rutin melakukan penerbangan militer dan mengirim kapal ke dekat perbatasannya. Dalam pidato terakhirnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pembom strategis NATO terbang sedekat 20 kilometer dari perbatasan Rusia.
"Pemerintah kami tidak memiliki keinginan untuk bermusuhan, atau berusaha dengan cara apa pun untuk mengepung atau melemahkan Federasi Rusia secara strategis," bunyi pernyataan bersama keduanya seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (19/11/2021).
Kiev, London, dan negara-negara barat lainnya berulang kali menuduh Rusia sebagai ancaman bagi keamanan Ukraina dan negara-negara tetangga lainnya. Moskow, bagaimanapun, berulang kali menolak tuduhan dan bersikeras menjadi negara yang damai.
Baca juga: Ukraina kepada Pemimpin UE: Bersiaplah untuk Perang dengan Rusia
Rusia bahkan menegur negara-negara Barat karena secara rutin melakukan penerbangan militer dan mengirim kapal ke dekat perbatasannya. Dalam pidato terakhirnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pembom strategis NATO terbang sedekat 20 kilometer dari perbatasan Rusia.
Lihat Juga :