3 Ulama Indonesia yang Jadi Imam Masjidil Haram, Rujukan Umat Islam Dunia
Sabtu, 13 November 2021 - 06:30 WIB
Syeikh Junaid Al-Batawi bermukim di Makkah sejak 1834. Dia juga disebut sebagai syaikhul masyaikh para ulama mazhab Syafi’I karena keluasan ilmunya.
Berkat jasanya, nama Betawi populer ketika Syekh Junaid Al-Batawi mengajar di Masjidil Haram. Syekh Junaid Al-Batawi wafat pada 1840.
2. Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani
Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani merupakan ulama asal Indonesia yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram.
Darah ulama diturunkan dari ayahnya yaitu Umar Syekh Arabi. Pria kelahiran Kampung Tanara, Serang, Banten, 1815 ini memperdalam ilmu agama di Makkah selama kurang lebih 30 tahun.
Ilmu yang semakin bertambah digunakannya untuk mengajar di Masjidil Haram. Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani telah menulis 115 kitab, yang meliputi kitab ilmu fikih, tauhid, tafsir, tasawuf dan hadis. Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani wafat pada 1897 di Makkah.
Berkat jasanya, nama Betawi populer ketika Syekh Junaid Al-Batawi mengajar di Masjidil Haram. Syekh Junaid Al-Batawi wafat pada 1840.
2. Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani
Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani merupakan ulama asal Indonesia yang pernah menjadi Imam Masjidil Haram.
Darah ulama diturunkan dari ayahnya yaitu Umar Syekh Arabi. Pria kelahiran Kampung Tanara, Serang, Banten, 1815 ini memperdalam ilmu agama di Makkah selama kurang lebih 30 tahun.
Ilmu yang semakin bertambah digunakannya untuk mengajar di Masjidil Haram. Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani telah menulis 115 kitab, yang meliputi kitab ilmu fikih, tauhid, tafsir, tasawuf dan hadis. Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani wafat pada 1897 di Makkah.
Lihat Juga :