Tidak Divaksinasi, Jutaan Warga Austria Akan Ditempatkan dalam Penguncian

Jum'at, 12 November 2021 - 18:32 WIB
Pada hari Kamis, dilaporkan sebanyak 760,6 kasus baru terjadi per 100 ribu penduduk selama seminggu sebelumnya. Jumlan ini meningkat tiga kali lipat dari negara tetangga Jerman, di mana jumlah rekor kasus harian COVID-19 juga memicu alarm.

"Menurut rencana tambahan, kami sebenarnya hanya memiliki beberapa hari sampai kami harus memberlakukan penguncian bagi orang yang tidak divaksinasi," kata Kanselir Austria Alexander Schallenberg pada konferensi pers, menambahkan bahwa tingkat vaksinasi Austria sangat rendah.

"Penguncian untuk yang tidak divaksinasi berarti seseorang tidak dapat meninggalkan rumah kecuali dia akan bekerja, berbelanja (untuk kebutuhan pokok), meregangkan kaki - tepatnya apa yang harus kita semua alami pada tahun 2020," kata Schallenberg, merujuk pada penguncian tiga negara pada tahun lalu seperti dikutip dari Sky News, Jumat (12/11/2021).

Austria telah mengambil serangkaian langkah untuk mengekang penyebaran COVID-19 dan mendorong lebih banyak orang untuk divaksinasi dalam beberapa pekan terakhir.

Pada hari Senin, aturan baru mulai berlaku bagi orang yang tidak divaksinasi dan belum pulih dari infeksi dilarang masuk ke restoran, hotel, salon tata rambut, dan acara publik.

Baca juga: Rumah Bordil Ini Gratiskan Sauna Seks bagi yang Mau Disuntik Vaksin COVID-19

Selama kunjungan pada hari Kamis ke Bregenz di Austria barat, Schallenberg mengatakan bahwa penguncian untuk yang tidak divaksinasi mungkin tidak dapat dihindari dan bahwa mereka yang tidak divaksinasi menghadapi musim dingin dan Natal yang tidak nyaman, lapor Austria Press Agency.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!