Bekerja untuk AS, 25 Warga Yaman Ditahan Houthi

Kamis, 11 November 2021 - 19:04 WIB
Untuk diketahui, Kedutaan Besar AS ditutup pada 2015 setelah Houthi mengambil alih ibu kota, tetapi beberapa staf lokal terus bekerja dari rumah atau sebagai penjaga keamanan di tempat itu.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan AS sangat prihatin dengan laporan penahanan beberapa karyawan lokal Yaman di Sanaa.

"AS menyerukan kepada Houthi untuk segera membebaskan semua karyawan yang tidak terluka dan mengakhiri pelecehan terhadap stafnya," tambah juru bicara itu.

Baca juga: Serangan Rudal Houthi Hantam Masjid dan Madrasah di Marib, 29 Cedera
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!