Austria Dituding Targetkan Komunitas Muslim yang Tidak Bersalah

Kamis, 11 November 2021 - 01:30 WIB
Baca: Dewan Muslim Kanada Desak Digelarnya KTT Aksi Nasional Tentang Islamofobia

Ini terlihat seperti kebijakan gila yang diperkenalkan oleh pemerintah Austria. Tetapi laporan tersebut menjelaskan mengapa pemerintah mengambil jalan ini: mengkambinghitamkan komunitas minoritas adalah harga kecil yang harus dibayar untuk menutupi penipuan, korupsi dan salah urus, dan ketika ada pemilihan. Tidak sulit untuk menyimpulkan bahwa ini adalah pengulangan kebijakan Austria terhadap minoritas lain seabad yang lalu.

“Operasi Luxor merupakan perpanjangan dari tindakan yang datang dari wilayah Arab untuk menghapus segala jenis identitas Islam,” jelas Bilal, korban lain dari penggerebekan polisi Austria.

"Ini semua tentang menargetkan aktor dan pikiran aktif yang menyebarkan pemahaman Islam yang benar, dan menghancurkan mereka agar nanti Anda dapat melakukan apa pun yang Anda ingin lakukan dengan umat Islam pada umumnya," lanjut Bilal.

Laporan tersebut juga menjelaskan bagaimana politisi telah memanipulasi media dan berusaha untuk memberikan pengaruh yang tidak semestinya atas sistem peradilan, serta merinci peran organisasi yang didanai pemerintah seperti Islam Map. Ini mencantumkan nama dan alamat organisasi dan individu Muslim dan berfungsi untuk membangkitkan sentimen anti-Muslim.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!