Peretas Coba Curi Penelitian Vaksin Corona Inggris
Jum'at, 05 Juni 2020 - 09:57 WIB
Meski Fleming tidak menyebut nama China, The Guardian melaporkan bahwa sebuah sumber mengatakan China sering terlibat aksi tersebut.
“Untuk Inggris, kami melihat China sebagai musuh intelijen. Kami melihat mereka sebagai mitra ekonomi. Kami bekerja dengan mereka di beberapa bidang, kami bersaing dengan mereka di tempat lain, dan di tempat lain, kami mengecam perilaku mereka ketika kami tidak berpikir mereka sejalan dengan apa yang kami harapkan untuk dilihat atau dengan nilai-nilai kami," kata sumber tadi.
Sebelumnya mantan kepala badan intelijen luar negeri Inggris MI6, Sir Richard Dearlove, mengatakan ia percaya bahwa virus Corona adalah buatan manusia dan melarikan diri dari laboratorium China secara tidak sengaja.
Dearlove memimpin badan itu jelang Perang Irak, antara 1999 dan 2004.
Dia mengatakan kepada Telegraph bahwa dia telah melihat penelitian "sangat penting" di mana para ilmuwan mengklaim telah mengidentifikasi bagian yang dimasukkan ditempatkan pada permukaan Spars Sars-CoV-2 yang berikatan dengan sel manusia dan sangat berbeda dari Sars yang telah kita pelajari.
"Saya tidak berpikir bahwa ini dimulai sebagai kecelakaan," katanya.
“Untuk Inggris, kami melihat China sebagai musuh intelijen. Kami melihat mereka sebagai mitra ekonomi. Kami bekerja dengan mereka di beberapa bidang, kami bersaing dengan mereka di tempat lain, dan di tempat lain, kami mengecam perilaku mereka ketika kami tidak berpikir mereka sejalan dengan apa yang kami harapkan untuk dilihat atau dengan nilai-nilai kami," kata sumber tadi.
Sebelumnya mantan kepala badan intelijen luar negeri Inggris MI6, Sir Richard Dearlove, mengatakan ia percaya bahwa virus Corona adalah buatan manusia dan melarikan diri dari laboratorium China secara tidak sengaja.
Dearlove memimpin badan itu jelang Perang Irak, antara 1999 dan 2004.
Dia mengatakan kepada Telegraph bahwa dia telah melihat penelitian "sangat penting" di mana para ilmuwan mengklaim telah mengidentifikasi bagian yang dimasukkan ditempatkan pada permukaan Spars Sars-CoV-2 yang berikatan dengan sel manusia dan sangat berbeda dari Sars yang telah kita pelajari.
"Saya tidak berpikir bahwa ini dimulai sebagai kecelakaan," katanya.
Lihat Juga :