Kematian Akibat Covid-19 Melonjak, Bisnis Kremasi di Rusia Alami Peningkatan Investasi

Minggu, 07 November 2021 - 13:00 WIB
Menurutnya, selain berurusan dengan kesedihan karena kehilangan orang yang dicintai, banyak orang Rusia terpaksa membayar biaya tersembunyi selama proses penguburan jenazah di pemakaman tertentu. Ia menghubungkan biaya ini dengan korupsi yang merajalela di sektor pemakaman.

“Bisnis pemakaman adalah salah satu industri yang paling dimonopoli dan korup di Rusia,” kata Boltunov. “Kremasi jenazah adalah model bisnis yang lebih transparan dibandingkan dengan [membayar] suap besar-besaran kepada organisasi yang memiliki monopoli atas pemakaman,” lanjutnya.

Baca: Protes Kewajiban Vaksinasi Covid-19, Sopir dan Kru Ambulans di Rusia Mogok Kerja

Menurut Boltuov, industri ini diatur dengan buruk, yang memungkinkan organisasi korup menciptakan masalah buatan dan membebankan biaya ekstra kepada klien untuk penyelesaian mereka.

“Jadi, meskipun biayanya sekitar 40.000 Rubel (USD560) untuk mengubur jenazah di pemakaman, bisnis menyuap dalam bentuk "layanan tambahan" yang dapat berjumlah hingga 100.000 Rubel (USD1.400) tambahan,” kata Bortunov. Sebaliknya, biaya kremasi rata-rata hanya sekitar 20.000 Rubel (USD280).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!