Eks Bos Intel IDF: Israel Mampu Serang Iran, Masalahnya Apa yang Terjadi Sesudahnya

Sabtu, 06 November 2021 - 07:10 WIB
Baca juga: Rudal Hipersonik China Mendunia, Ini Bedanya dengan Misil Balistik Konvensional

Mengenai kemungkinan serangan Israel terhadap Iran, Yadlin mengatakan: "Naftali Bennett sebagai perdana menteri harus memutuskan apakah tidak melakukan apa-apa atau melakukan serangan. Serangan adalah langkah terakhir setelah semua strategi lain dilakukan. Saya senang bahwa kita telah memahami bahwa anggaran perlu dialokasikan, dan bahwa rencana militer perlu diperbarui untuk situasi saat ini."

“Iran telah mengakui keinginan Amerika di bawah pemerintahan [Joe] Biden untuk kembali ke kesepakatan. Selama enam putaran pembicaraan, mereka telah menetapkan tuntutan tinggi yang bahkan tidak dapat diterima oleh pemerintahan Demokrat. Pada akhirnya itu menguntungkan mereka dan sekarang menekan Amerika," ujar Yadlin.

“Kesepakatan 2015 baik dalam jangka panjang bagi Iran, mereka ingin sanksi dihapus dari mereka. Masih tidak perlu opsi militer, tetapi harus lebih kredibel, lebih di AS daripada di sini,” papar Yadlin.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!