Pesawat Antariksa NASA Rp4,7 Triliun Siap Tabrak Asteroid Demi Selamatkan Bumi
Sabtu, 06 November 2021 - 05:30 WIB
Baca juga: Kota Judi Terbesar di Dunia, Tawarkan Hiburan dan Permainan Mendebarkan
“Mendeteksi batuan luar angkasa yang berpotensi mengancam adalah kunci menjaga planet kita tetap aman,” papar Pejabat Pertahanan Planet NASA Lindley Johnson kepada wartawan dalam briefing online pada Kamis (4/11/2021).
Dia menambahkan, "Kami tidak ingin berada dalam situasi di mana asteroid menuju Bumi dan kemudian harus menguji kemampuan ini."
Untuk menantang keefektifan menembak asteroid, para insinyur telah mengerjakan pesawat luar angkasa yang akan segera mereka jatuhkan selama lebih dari satu dekade.
Dijadwalkan akan diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 dari pangkalannya di California pada 23 November, pesawat antariksa diharapkan mencapai asteroid targetnya pada akhir September tahun depan.
Bepergian dengan kecepatan 24.000 km per jam, DART akan bertabrakan dengan asteroid berusia 4,5 miliar tahun, Dimorphos.
Digambarkan sebagai "campuran butiran halus batu dan logam bersama-sama," Dimorphos berdiameter sekitar 160 meter.
Pada jarak sekitar 1,2 kilometer, Dimorphos mengorbit asteroid yang lebih besar, Didymos, dengan diameter kira-kira setinggi gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa.
“Mendeteksi batuan luar angkasa yang berpotensi mengancam adalah kunci menjaga planet kita tetap aman,” papar Pejabat Pertahanan Planet NASA Lindley Johnson kepada wartawan dalam briefing online pada Kamis (4/11/2021).
Dia menambahkan, "Kami tidak ingin berada dalam situasi di mana asteroid menuju Bumi dan kemudian harus menguji kemampuan ini."
Untuk menantang keefektifan menembak asteroid, para insinyur telah mengerjakan pesawat luar angkasa yang akan segera mereka jatuhkan selama lebih dari satu dekade.
Dijadwalkan akan diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 dari pangkalannya di California pada 23 November, pesawat antariksa diharapkan mencapai asteroid targetnya pada akhir September tahun depan.
Bepergian dengan kecepatan 24.000 km per jam, DART akan bertabrakan dengan asteroid berusia 4,5 miliar tahun, Dimorphos.
Digambarkan sebagai "campuran butiran halus batu dan logam bersama-sama," Dimorphos berdiameter sekitar 160 meter.
Pada jarak sekitar 1,2 kilometer, Dimorphos mengorbit asteroid yang lebih besar, Didymos, dengan diameter kira-kira setinggi gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa.
Lihat Juga :