Gertak Lawan, Kapal Perang Siluman AS Zumwalt akan Dipasangi Rudal Hipersonik

Rabu, 03 November 2021 - 08:27 WIB
Senjata hipersonik bergerak lebih cepat dari Mach 5, atau 3.800 mil per jam, membuatnya jauh lebih cepat daripada rudal standar.

Jika beberapa rudal jelajah bertenaga terus-menerus, rudal jenis lain menggunakan badan luncur tanpa daya yang terbang menuju target setelah diberi ledakan awal dengan kecepatan luar biasa.

Kecepatan dan jalur penerbangan rudal yang tidak dapat diprediksi membuatnya hampir mustahil dicegat, meskipun beberapa sistem pertahanan udara yang lebih canggih, seperti S-500 Triumf Rusia, diklaim mampu melacak dan menjatuhkan rudal-rudal itu.

AS memiliki beberapa senjata hipersonik dalam pengembangan, tetapi saat ini tidak memilikinya dalam inventarisnya, menempatkan AS di belakang Rusia dan China yang telah mengerahkan beberapa senjata semacam itu.

Rusia juga memiliki rudal hipersonik yang diluncurkan kapalnya sendiri, Zircon, yang telah berhasil diuji beberapa kali terhadap target permukaan.

Bulan lalu, kapal selam rudal balistik kelas Yasen Rusia berhasil melakukan uji tembak Zirkon untuk pertama kalinya.

Pada September, Korea Utara juga mengklaim telah menguji rudal hipersonik bernama Hwasong-8, meskipun hanya sedikit detail tentang senjata tersebut yang diketahui.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!