Hapus Jejak Kolonial, Barbados Pilih Presiden Pertama

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 08:47 WIB
"Para pemimpin Karibia lainnya dan warga negara mereka kemungkinan akan memuji langkah tersebut, tetapi saya tidak mengharapkan orang lain untuk mengikutinya," ujarnya.

"Langkah ini akan selalu dipertimbangkan hanya jika itu demi kepentingan terbaik masing-masing negara," tegasnya.

Barbados mengatakan tahun lalu mereka menginginkan kedaulatan penuh pada saat merayakan ulang tahun ke-55 kemerdekaannya dari Inggris pada November 2021.

Pada tahun 1998, komisi tinjauan konstitusi Barbados merekomendasikan status republik, dan pada tahun 2015 Perdana Menteri Freundel Stuart mengatakan: "Kita harus beralih dari sistem monarki ke bentuk pemerintahan republik dalam waktu dekat."

Baca juga: Roket Luar Angkasa Korsel Gagal Tempatkan Satelit Tiruan ke Orbit
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!