Pompeo Sebut ICC Korup, akan Halangi Penyelidikan Terhadap Israel

Rabu, 03 Juni 2020 - 15:40 WIB
"Dan sekarang pengadilan ini telah rusak dan berusaha mengejar para pemuda dan pemudi AS yang berjuang sangat keras dan mereka berpikir bahwa ICC harus dapat mengadili para pemuda dan pemudi ini. Kami tidak akan pernah membiarkan itu terjadi. Kami sedang bekerja di berbagai bidang untuk mencegah hal itu terjadi," ucapnya.

Dia kemudian mengatakan bahwa Israel dan AS tidak pernah meratifikasi dokumen pembentukan ICC, Statuta Roma, dan dengan demikian mereka dan warga negara mereka tidak dikenakan tuntutan ICC.

Sementara secara teknis Pompeo benar, ICC tetap dapat memulai penyelidikan terhadap tuduhan tentang kejahatan perang yang dilakukan selama perang di Afghanistan karena As menjadi anggota badan global. Kasus ini telah menerima lampu hijau pada 5 Maret 2020 setelah menunggu lama.

Tapi, ICC tidak dapat menuntut para tentara Amerika selama mereka tetap menjadi warga negara dari suatu negara yang belum meratifikasi Statuta Roma, kecuali Dewan Keamanan PBB merujuk kasus ini ke pengadilan internasional.

Sementara itu, Jaksa penuntut, yang meninjau tuduhan kejahatan Israel di wilayah Tepi Barat, pada gilirannya, mengakui bahwa kasus itu rumit karena status wilayah tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!