Pompeo: AS Keras terhadap Iran Kunci Normalisasi Arab Saudi-Israel
Senin, 18 Oktober 2021 - 10:25 WIB
Setelah UEA dan Bahrain memulihkan hubungan diplomatik penuh dengan Israel pada tahun 2020, ada spekulasi luas tentang apakah Arab Saudi akan mengikutinya.
Pada saat itu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan Kerajaan tetap terbuka untuk sepenuhnya menormalkan hubungan dengan Israel dengan syarat kemerdekaan negara Palestina dan perdamaian antara Israel dan Palestina.
Pompeo, mantan menteri luar negeri kabinet Donald Trump dan mantan direktur CIA, percaya bahwa pemerintahan Biden mungkin dapat meyakinkan Arab Saudi untuk menandatangani Kesepakatan Abraham jika mengambil sikap yang lebih keras terhadap Iran.
“Ada beberapa bagian lain dari teka-teki yang perlu mereka lihat—mereka perlu melihat kepemimpinan Amerika yang kuat, mereka perlu melihat Amerika yang mereka tahu akan mendukung mereka, terutama sehubungan dengan tantangan yang diajukan oleh Iran,” ujar Pompeo.
Baca juga: Miris, Seorang Wanita Diperkosa di Kereta dan Penumpang Lain Hanya Menonton
Pada saat itu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan Kerajaan tetap terbuka untuk sepenuhnya menormalkan hubungan dengan Israel dengan syarat kemerdekaan negara Palestina dan perdamaian antara Israel dan Palestina.
Pompeo, mantan menteri luar negeri kabinet Donald Trump dan mantan direktur CIA, percaya bahwa pemerintahan Biden mungkin dapat meyakinkan Arab Saudi untuk menandatangani Kesepakatan Abraham jika mengambil sikap yang lebih keras terhadap Iran.
“Ada beberapa bagian lain dari teka-teki yang perlu mereka lihat—mereka perlu melihat kepemimpinan Amerika yang kuat, mereka perlu melihat Amerika yang mereka tahu akan mendukung mereka, terutama sehubungan dengan tantangan yang diajukan oleh Iran,” ujar Pompeo.
Baca juga: Miris, Seorang Wanita Diperkosa di Kereta dan Penumpang Lain Hanya Menonton
Lihat Juga :