Ketiban Untung, Telegram Panen 70 Juta Pengguna Baru saat Facebook Down

Rabu, 06 Oktober 2021 - 07:40 WIB
Durov mengatakan beberapa pengguna di Amerika Serikat (AS) mungkin mengalami kecepatan yang lebih lambat karena jutaan orang bergegas mendaftar pada saat yang sama, tetapi layanan itu bekerja seperti biasa untuk sebagian besar pengguna.

Baca juga: Bank of America, Southwest Airlines, Zoom, dan Snapchat Ikut Down: Siapa Perusaknya?

Ketua antimonopoli Uni Eropa Margrethe Vestager mengatakan pemadaman tersebut menunjukkan dampak dari hanya mengandalkan beberapa pemain besar media sosial dan menggarisbawahi perlunya lebih banyak persaingan.

Rusia mengatakan insiden itu menunjukkan Moskow benar untuk mengembangkan platform internet dan jejaring sosialnya sendiri.

“Pemadaman WhatsApp selama hampir enam jam pada Senin memukul perdagangan aset dari cryptocurrency hingga minyak Rusia,” ungkap para pelaku pasar, meskipun pergeseran cepat ke platform alternatif seperti Telegram membatasi gangguan parah tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!