Kematian Global Akibat COVID-19 Capai 5 Juta Saat Varian Delta Menyapu Dunia

Minggu, 03 Oktober 2021 - 07:54 WIB
Varian Delta sekarang menjadi strain dominan di seluruh dunia dan telah dilaporkan di 187 dari 194 negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia.

Sementara itu dalam beberapa hari terakhir ada peningkatan fokus untuk mendapatkan vaksin ke negara-negara miskin, di mana banyak orang belum menerima dosis pertama, bahkan ketika rekan-rekan mereka di belahan dunia lain yang lebih kaya mulai diberikan suntikan booster.

Menurut Our World in Data, lebih dari separuh dunia belum menerima setidaknya satu dosis vaksin COVID-19.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO , minggu ini mengatakan program distribusi COVAX untuk pertama kalinya akan mendistribusikan vaksin hanya ke negara-negara dengan tingkat cakupan terendah.

Baca juga: Kasus Baru dan Angka Kematian Akibat COVID-19 di Dunia Turun

Dipimpin bersama oleh WHO, COVAX sejak Januari lalu telah mengalokasikan sebagian besar dosis secara proporsional di antara 140-plus negara penerima sesuai dengan ukuran populasi.

"Untuk pasokan Oktober kami merancang metodologi yang berbeda, hanya mencakup peserta dengan sumber pasokan rendah," terang Mariangela Simao, Asisten Direktur Jenderal WHO untuk Akses Vaksin, dalam rekaman presentasi konferensi pekan lalu yang diposting di situs web WHO.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!