AS Akui Produksi Lima Bomber Siluman B-21 Baru, Bukan Dua Pesawat

Rabu, 22 September 2021 - 06:12 WIB
AS terus menggunakan pembom B-1B dalam penerbangan di dekat China, Rusia, Korea Utara dan Iran, mensimulasikan pengeboman dan menguji pertahanan udara regional.

Dengan harga masing-masing hingga USD2,1 miliar pada nilai dolar 1997, B-2 adalah pesawat pengebom paling mahal yang pernah diproduksi.

Dirancang selama Perang Dingin untuk serangan rahasia ke Uni Soviet, program ini menerima kritik keras karena biayanya yang terlalu tinggi sepanjang tahun 1990-an.

Pembom itu digunakan untuk mengebom pasukan Serbia dalam Perang Kosovo pada 1999, dan kemudian, dalam agresi AS terhadap Afghanistan, Irak, dan Libya.

Tak satu pun dari negara-negara ini memiliki pertahanan udara yang mampu menembak jatuh pesawat pengebom, yang menimbulkan pertanyaan tentang pengerahan pesawat itu.

Namun, B-2 sebagian besar diterbangkan untuk menghidupkan patriotisme selama acara olahraga seperti Super Bowl.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!