Mengenal Orion, Drone Tempur Pertama Buatan Rusia

Senin, 20 September 2021 - 01:00 WIB
Dengan alat ini, Orion dapat melakukan pengintaian serta mencari target untuk penggunaan senjata dan memantau hasil serangan. Untuk mengangkut senjata, pengembang telah memasang pylon ‘titik pegangang’ yang dapat dilepas. Perangkat ini dipasang di bawah sayap dan satu lagi di bawah badan pesawat.

Orion dirancang untuk membawa dan menembakkan rudal serta beberapa jenis bom tertentu. Amunisi kaliber kecil juga dikembangkan khusus untuk Orion, sesuai dengan kapasitas muatan pesawat nirawak tersebut. Model unit drone tempur ini telah didemonstrasikan secara terbuka beberapa bulan yang lalu.

Baca: Derivatsiya-PVO, Senjata Baru Pemusnah Drone Buatan Rusia

“Untuk Orion, dan drone serbu menengah atau berat generasi selanjutnya, akan dilengkapi dengan rudal-rudal udara. Amunisi ini dibuat dalam kaliber 20 dan 50 kg," ucap Vadim Kozulin, seorang profesor di Akademi Ilmu Militer Rusia, Sabtu (18/9).

“Rencananya, yang utama adalah bom udara UPAB-50 dengan hulu ledak dari sistem roket Grad. Muatan serupa juga terdapat pada bom KAB-50 yang bisa dilengkapi dengan radar pelacak inframerah, video dan laser," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!