Rusia Minta IAEA Pantau Proses Penyerahan Teknologi Nuklir AS ke Australia

Sabtu, 18 September 2021 - 01:30 WIB
"Dari sudut pandang non-proliferasi, ini adalah masalah yang sangat sensitif, karena kapal selam beroperasi pada uranium yang sangat diperkaya, yang pada prinsipnya dapat digunakan untuk membuat senjata nuklir", kata Ulyanov kepada stasiun Rossiya 24 yang dinukil Sputnik,Sabtu (18/9/2021).

Diplomat Rusia itu juga mengatakan bahwa sangat jelas bahwa dari sudut pandang politik, aliansi AUKUS tampaknya ditujukan terhadap China dan bahwa kegiatan pakta tersebut harus dipantau secara ketat oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Baca juga: RI Khawatirkan Akuisisi Kapal Selam Nuklir Australia Bisa Picu Perlombaan Senjata

Menurut dia, Rusia meminta Dewan Gubernur IAEA untuk menjaga situasi tetap terkendali setelah akuisisi teknologi nuklir Australia dalam aliansi AUKUS yang baru.

"Keputusan ini cukup tidak terduga dan aneh. Mencoba menilai situasi dari sudut pandang strategis, saya tidak mengerti mengapa Australia perlu memperoleh teknologi sensitif seperti itu sekarang. Tidak ada penjelasan rasional. Ini dapat menciptakan masalah skala global bagi rezim non-proliferasi nuklir," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!