Taliban Akan Hapus Mata Pelajaran yang Bertentangan dengan Syariah Islam

Rabu, 15 September 2021 - 03:36 WIB
Haqqani menyebutkan bahwa kelas campuran antara perempuan dan laki-laki tidak dapat diterima dan beberapa perubahan akan dibawa ke kurikulum.

Seminggu yang lalu, universitas swasta dan lembaga pendidikan tinggi lainnya dibuka kembali tetapi kelasnya dibagi berdasarkan jenis kelamin.

Baca juga: Barat Tuding Taliban Rekrut Mata-mata Siber China untuk Intai Warga Afghanistan

Sementara itu, para mahasiswa mempertanyakan tentang keadaan pendidikan di Afghanistan saat ini.

Abdul Rahim, seorang mahasiswa mengatakan bahwa dia khawatir tentang masa depannya, guru dan mahasiswa tidak hadir di universitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!