Pemerintah dan Oposisi Malaysia Teken Pakta Kerjasama Pastikan Jaga Stabilitas Negara
Senin, 13 September 2021 - 21:07 WIB
Koalisi Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob dan blok oposisi utama menandatangani pakta kerja sama untuk memastikan stabilitas selama pandemi. Foto/REUTERS
KUALA LUMPUR - Koalisi Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob dan blok oposisi utama menandatangani pakta kerja sama untuk memastikan stabilitas selama pandemi Covid-19. Perjanjian ini dinilai dapat membantu Ismail Sabri memenangkan mosi percaya.
Ismail Sabri mengatakan, pakta bipartisan yang ditandatangani mencakup enam bidang, termasuk memperkuat rencana penanggulangan pandemi Covid-19, transformasi dalam pemerintahan, reformasi parlemen dan kebebasan peradilan.
"Pemerintah yakin bahwa ini tidak hanya melihat perbedaan politik dikesampingkan, tetapi juga memastikan pemulihan nasional akan inklusif dan holistik," katanya, seperti dilansir Reuters pada Senin (13/9/2021). Baca juga: Malaysia Geger, Janda Kaya Rela Tes Kesuburan Demi Nikahi Berondong
Dia, bagaimanapun, tidak mengatakan apakah perjanjian itu termasuk tawaran sebelumnya kepada oposisi untuk memperkenalkan reformasi politik, termasuk undang-undang untuk mencegah pembelotan dan untuk membatasi jabatan perdana menteri hanya untuk dua periode.
Ismail Sabri mengatakan, pakta bipartisan yang ditandatangani mencakup enam bidang, termasuk memperkuat rencana penanggulangan pandemi Covid-19, transformasi dalam pemerintahan, reformasi parlemen dan kebebasan peradilan.
"Pemerintah yakin bahwa ini tidak hanya melihat perbedaan politik dikesampingkan, tetapi juga memastikan pemulihan nasional akan inklusif dan holistik," katanya, seperti dilansir Reuters pada Senin (13/9/2021). Baca juga: Malaysia Geger, Janda Kaya Rela Tes Kesuburan Demi Nikahi Berondong
Dia, bagaimanapun, tidak mengatakan apakah perjanjian itu termasuk tawaran sebelumnya kepada oposisi untuk memperkenalkan reformasi politik, termasuk undang-undang untuk mencegah pembelotan dan untuk membatasi jabatan perdana menteri hanya untuk dua periode.
Lihat Juga :