Israel Tolak Serahkan Dataran Tinggi Golan ke Suriah
Jum'at, 10 September 2021 - 17:41 WIB
Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah selama Perang Enam Hari pada tahun 1967. Pasukan Israel merebut sebagian besar wilayah itu sebagai respons atas serangan artileri dan udara oleh Republik Arab, yang datang untuk membantu Mesir dalam konflik bersenjata. Perang itu sendiri dimulai dengan serangan udara Israel terhadap pangkalan udara militer Mesir, tetapi Tel Aviv bersikeras bahwa itu adalah serangan pre-emptive.
Selama bertahun-tahun, Israel memperluas otoritasnya ke Dataran Tinggi Golan, menunjuk pejabat dan mengadakan pemilihan lokal di sana, meskipun ada protes dari beberapa komunitas lokal dan kurangnya pengakuan internasional atas kedaulatan Israel atas tanah tersebut. Namun, pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengubah sikap lama Washington tentang masalah ini pada tahun 2019, secara resmi mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari Israel.
Baca juga: Israel Kini Masuk Tanggung Jawab Komando Pusat AS: Bikin Takut Iran?
Selama bertahun-tahun, Israel memperluas otoritasnya ke Dataran Tinggi Golan, menunjuk pejabat dan mengadakan pemilihan lokal di sana, meskipun ada protes dari beberapa komunitas lokal dan kurangnya pengakuan internasional atas kedaulatan Israel atas tanah tersebut. Namun, pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengubah sikap lama Washington tentang masalah ini pada tahun 2019, secara resmi mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari Israel.
Baca juga: Israel Kini Masuk Tanggung Jawab Komando Pusat AS: Bikin Takut Iran?
(ian)
Lihat Juga :