Rusia: Stasiun Antariksa Internasional Mulai Rusak dan Tak Bisa Diperbaiki
Kamis, 02 September 2021 - 06:43 WIB
Rusia sering menyuarakan kekhawatiran atas kondisi perangkat keras dan menyarankan Rusia meninggalkan ISS setelah 2025.
Baca juga: Sistem Pertahanan Udara Iran Mampu Deteksi Pesawat Siluman Musuh
ISS dibangun pada 1998 sebagai bagian dari proyek bersama antara Rusia, Amerika Serikat (AS), Kanada, Jepang dan beberapa negara Eropa serta awalnya dirancang untuk berumur 15 tahun.
Solovyov merupakan chief engineer di perusahaan luar angkasa Energia yang merupakan pengembang terkemuka bagian ISS Rusia.
"Secara harfiah sehari setelah sistem (dalam penerbangan) benar-benar habis, kegagalan yang tidak dapat diperbaiki dapat dimulai," papar dia.
Dia memperingatkan tahun lalu bahwa banyak peralatan di ISS mulai menua dan akan segera perlu diganti.
Mantan kosmonot itu juga mengumumkan retakan "dangkal" telah ditemukan pada modul kargo Zarya Rusia. Diluncurkan pada 1998, ini adalah salah satu modul tertua dari ISS dan sekarang terutama digunakan untuk penyimpanan.
Baca juga: Sistem Pertahanan Udara Iran Mampu Deteksi Pesawat Siluman Musuh
ISS dibangun pada 1998 sebagai bagian dari proyek bersama antara Rusia, Amerika Serikat (AS), Kanada, Jepang dan beberapa negara Eropa serta awalnya dirancang untuk berumur 15 tahun.
Solovyov merupakan chief engineer di perusahaan luar angkasa Energia yang merupakan pengembang terkemuka bagian ISS Rusia.
"Secara harfiah sehari setelah sistem (dalam penerbangan) benar-benar habis, kegagalan yang tidak dapat diperbaiki dapat dimulai," papar dia.
Dia memperingatkan tahun lalu bahwa banyak peralatan di ISS mulai menua dan akan segera perlu diganti.
Mantan kosmonot itu juga mengumumkan retakan "dangkal" telah ditemukan pada modul kargo Zarya Rusia. Diluncurkan pada 1998, ini adalah salah satu modul tertua dari ISS dan sekarang terutama digunakan untuk penyimpanan.
Lihat Juga :